Malang a.k.a Paris van Java

Malang itu kayak Bandung tahun 90-an awal kalo kata teman saya. Buat saya, Malang penuh sama makanan enak 😀 Kami ke Malang dalam rangka perjalanan tutup tahun dengan tujuan utamanya adalah mengejar sunrise di Bromo dan main air di Pulau Sempu. Ini perjalanan pertama saya meninggalkan rumah lebih dari 3 hari.

Akhirnya nyampe di Malang

Akhirnya nyampe di Malang

Demi irit kami memutuskan untuk berangkat menggunakan bus dan pulang menggunakan kereta karena udah pasti badan pegel linu. Trip kali ini bisa dibilang trip geblek/ambisius 😀 Sesuai jadwal di tiket bus, mestinya kita berangkat jam 15.30 yang ternyata molor menjadi jam 20.30 ditambah yang harusnya lama perjalanan adalah 18 jam menjadi 21 jam. Nah, gebleknya adalah kita semua cuma ketawa-ketawa sambil streching karena badannya pegel abis-abisan 🙂

Nyampe di kota Malang yang dilakukan pertama adalah makan bakso kemudian mandi trus maen kartu… hehehe… Kota Malang ini karena memang cuma jadi tempat transit, jadinya kita nggak terlalu eksplor. Selain makan bakso bakar dan nyicip es krim di toko Oen, kita main-main di alun-alun kota dan ke hotel Tugu. Malem-an dikit ke daerah Batu, tapi belom nyampe di Batu-nya, kalo kata temen saya disana ini adalah Puncak-nya Jakarta.

main ke alun-alun

main ke alun-alun

Toko Oen Malang

Toko Oen Malang

Hotel Tugu yang super nyeni

Hotel Tugu yang super nyeni

Awalnya kita menginap di sebuah wisma, cuma kurang nyaman buat kami akhirnya kita pun nyari penginapan lain. Penginapan di kota Malang setau saya sih banyak mulai dari kelas guest house sampai butik hotel, kita nggak lama nyarinya karena udah keburu kesengsem sama hotel Kartika Kusuma ini. Lokasinya di belakang hotel Tugu dengan harga murah meriah (AC, kamar mandi dalam + dapet sarapan pula) dan yang penting sebrangan sama bakery-nya hotel Tugu yang kemudian jadi spot duduk-duduk kami selama di Malang.

Hotel kami selama di Malang

Hotel kami selama di Malang

ini bakery di hotel Tugu

ini bakery di hotel Tugu

Kelar jalan-jalan di Malang, Bromo dan Sempu kami pun pulang ke Jakarta 🙂 Oh iya, perjalanan 3 tipe ini sih ternyata memang ambisius, ditambah juga selain capek juga ribet ama pakaiannya dan packingnya 😀 Jaket tebel, baju tipis dan baju cantik. gimana coba? :p

Malang… sampai kita bertemu kembali yah

(Desember 2009)

Iklan

3 pemikiran pada “Malang a.k.a Paris van Java

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s