Gili Trawangan – a party island?

Jadi, setelah pernah one-day-trip ke Gili Trawangan di 2006 saya pun punya janji ke diri sendiri untuk suatu saat kembali ke Gili Trawangan untuk menginap dan menyelam. Nggak nyangka banget keinginan itu tercapai 6 tahun kemudian. Phew! Berbekal tiket promo ke Bali saat itu dihadapi 2 pilihan untuk menuju Gili: menyebrang lautan atau angkasa dan kemudian pilihan dijatuhkan untuk naik pesawat aja! Pembelian tiket pesawat dilakukan 30 menit sebelum take-off, untung masih boleh beli tiket dan check-in. Hahaha…

Perhitungan waktu & biaya:
CGK-DPS (Plane): 1 jam 30 menit, Rp. 125.000
DPS-LOP (Plane): 30 menit, Rp. 220.000
Bandara Lombok (Praya) – Mataram: 45 menit, Rp. 45.000 naik Damri
Mataram-Bangsal: 1 jam 45 menit, Rp. 130.000 pakai taksi bluebird
Bangsal-Gili Trawangan: 45 menit, Rp. 10.000 naik kapal umum

Total: 5 jam 15 menit

Mendarat dengan sukses di Gili Trawangan

Mendarat dengan sukses di Gili Trawangan

Perjalanan ke Gili Trawangan ini nggak pake rencana apa-apa, yang penting ngabisin 3 malam disana dan bebas deh mau nginep dimana, makan apa dan ngapain aja :p Nyampe Gili Trawangan keliling dulu untuk cari penginapan dan akhirnya ketemu penginapan yang langsung sreg sama kami bertiga, namanya Trio Homestay dan masih baru bangettt… Plang namanya aja belom kepasang! Kamarnya luas, pakai AC, kamar mandi besar dan bersih, ada lemari baju, dapet sarapan dan dipinjemin handuk. Lokasinya emang nggak berhadapan sama pantai langsung, tapi nggak jauh juga untuk jalan kakinya.

Di Gili Trawangan banyak banget pilihan tempat penginapan dan pas saya liburan kesini emang lagi nggak musim ramai jadi aman-aman aja untuk pilih penginapan langsung. Nah, denger ada orang cerita di kapal katanya kalau lagi musim ramai jalan kaki aja antri loh, penuh banget dengan orang. Hiii.. nggak kebayang deh itu seperti apa. Musim sepinya aja buat saya ramai!

Trio Homestay

Trio Homestay

Setiap sore kami selalu menghabiskan waktu dengan melihat matahari terbenam. Sore hari pertama, mataharinya merah banget sayang awannya cukup tebal. Sore hari kedua, langit penuh dengan awan jadi nggak ada deh tuh sunsetnya. Sore hari ketiga yang juga malam terakhir ditutup sempurna dengan matahari yang orens banget dan tanpa dihalangi awan 🙂

sunset di Gili Trawangan

sunset di Gili Trawangan

Selama 3 malam di Gili Trawangan kami asik-asik bernang di laut, snorkling ke Gili Air dan Meno (ditambah saya juga menyelam), main sepeda, jalan kaki, dan goler-goleran di cafe-cafe di sepanjang pantai. Oh, kedua teman saya bahkan asik-asik tidur siang sementara saya menyelam. Nikmat banget hidup rasanya apalagi kehidupan di Gili Trawangan itu kan santai banget ya dan banyak yang udah pada tau juga kalau di Gili Trawangan ini bebas dari kendaraan bermotor jadi udaranya bersih!

Rata-rata harga makanan di Gili Trawangan Rp. 30-60rb per-orangnya dan kebanyakan yang dijual western food atau paling mentok ya ikan bakar dan nasi goreng. 2 restoran yang berkesan buat saya: Scallywags dan Karma Kayak. Di Scallywags emang harganya agak lebih tinggi dari restoran lainnya (yang saya coba), tapi emang rasanya enak banget dan porsinya juga besar! Sementara di Karma Kayak saya hanya icip kentang goreng dan 2 macam crepes, semua makanannya sukses banget… Enaknya ampun-ampunan.

makanan enak di Gili Trawangan

makanan enak di Gili Trawangan

Kalau untuk snorkling, banyak banget agent yang nawarin snorkling trip dan rata-rata harganya sama kok (Rp. 100.000,- incl alat snorkel), karena ternyata andaikata kita daftar di agent A dan quota dia nggak cukup maka akan digabung ke agent B. 1 kapal besar kira-kira 25 orang isinya dan akan keliling selama 5 jam. Dimulai dari jam 10.30, snorkling di 2 lokasi yaitu Gili Slope dan Gili Wall, keduanya ada di Gili Meno. Kemudian spot ketiga namanya Fish Garden lokasinya di Gili Air. Selesai snorkling kita akan mampir ke Gili Air untuk makan siang dan istirahat, kemudian kembali ke Gili Trawangan. Eh, pas snorkling di Gili Slope saya nemu penyu unyu! uh, gemessss…

Diving di Gili Trawangan asik punya deh. Jadi, di sekeliling pulau buanyak banget dive center bertebaran dan masing-masing udah nulis di papan akan menyelam jam berapa dan kemana, jadi kita tinggal pilih aja mau ke lokasi yang mana. Harganya juga sama aja Rp. 370.000/dive ditambah Rp. 50.000 untuk biaya konservasi karang. Bukan nggak mungkin kita menyelam 3x sehari dengan 3 dive center yang berbeda… Hihihi.

Snorkling time!

Snorkling time!

Liburan ke Gili Trawangan itu asik punya apalagi kalo emang mau santai dan bukan trip yang ambisieus. Ketemu pantai dengan pasir yang putih, gradasi air laut yang mengundang untuk direnangi, berbagai macam bean bag warna-warni untuk goler-goler, sunset yang cantik dan pulau yang tertata rapih. Sukaaaaaa 🙂

Gili Trawangan

Gili Trawangan

(September 2012)

Iklan

2 pemikiran pada “Gili Trawangan – a party island?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s