Medan… Horas bah!

Medan merupakan kota terakhir yang saya singgahi dalam perjalanan ke Sumatera Utara dan selama 3 hari 2 malam disini saya dijamu oleh saudara. Menginap dan keliling bersama, jadi untuk info penginapan, jajanan dan transportasi umum saya nggak paham dan saya cuma sempat wisata ke 3 tempat dibawah ini :p

Masjid Raya Medan

Sesungguhnya Masjid Raya ini bagus deh, sayangnya kurang terawat. Banyak kaca-kaca yang pecah dan temboknya terlihat kusam đŸ˜¦ Padahal yang namanya Masjid Raya kan harusnya jadi kebanggaan kota ya? dan di Masjid Raya Medan ini banyak terdapat makam Sultan Deli maupun para orang yang berjasa bagi kota Medan.

Tampak depan Masjid Raya Medan

Tampak depan Masjid Raya Medan

Kaca jendela yang cantik, sayang pecah :(

Kaca jendela yang cantik, sayang pecah đŸ˜¦

Istana Maimoon

Lokasi Istana Maimoon berdekatan dengan Masjid Raya Medan, karena pendiri Masjid Raya adalah salah satu Sultan Deli. Kompleks Istana Maimoon cukup besar (tanahnya) tapi bangunannya sendiri tidak terlalu besar. Ada bagian yang masih ditinggali oleh 35 keluarga sultan disini!

Biaya masuknya Rp. 5.000 dan tersedia guide juga secara gratis! Lumayan kan jadi paham mengenai Sultan Deli. Jadi kata guidenya, sultan itu kalau memerintah tidak duduk ataupun berdiri makanya singgasananya tidak ada bangku, hanya bantalan untuk sultan duduk bersila. Sultan jaman dulu itu kaya banget deh. Jadi lampu-lampu yang ada dalam istana masa dibelinya dari Perancis, sementara marmer untuk lantainya didatangkan dari Italy dan kayu-kayu yang ada di istana didapat dari Belanda! Weks! Diluar istana ada meriam puntung dengan ceritanya sendiri. Enaknya pas ksana aja denger dari guidenya. Agak panjang soalnya, tapi ya percaya nggak percaya sih ya :p

Singgasana Sultan Deli

Singgasana Sultan Deli

Istana Maimoon - tampak depan

Istana Maimoon – tampak depan

Tjong A Fie Mansion

Penasaran sama rumah ini sejak pulang dari Penang, dan bisa kesampean itu seneng banget! Bentuk bangunan rumahnya sama beneur, sayang guidenya entah males karena saya cuma ber3 atau mungkin emang nggak tahu, jelasin mengenai rumahnya kurang detail. Dia lebih banyak bercerita mengenai Tjong A Fie dan jasa-jasanya bagi kota Medan. Saya baru tau juga kalau ternyata mansion ini baru dibuka pada tahun 2009 dan saat ini masih banyak ruangan yang belum selesai dibenahin, mungkin kalau kesini 2 tahun lagi ruangan yang bisa dilihat makin banyak? Salah satu keturunan Tjong A Fie pun masih ada yang menempati mansion ini. Oh ya, kalau di Penang beberapa ruangannya dijadikan penginapan, kalau disini keliatannya enggak ada (semoga akan dibuka juga). Harga tiket masuknya Rp. 35.000,- termasuk guidenya dan kita boleh foto-foto di dalam.

Tjong A Fie Mansion - tampak depan

Tjong A Fie Mansion – tampak depan

Salah satu ruangan di Tjong A Fie Mansion

Salah satu ruangan di Tjong A Fie Mansion

Eh tapi selain 3 ini ada tempat wisata apalagi ya di Medan? siapa tau ada kesempatan kembali lagi ke sana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s