Jakarta (yang ternyata menyenangkan!)

Jakarta ternyata kota yang menyenangkan dan hal ini baru gue sadari pada awal tahun 2014. Entah kenapa diawal tahun 2014 ini gue nggak banyak keinginan untuk keluar kota (baca: lagi kere), terus karena ada yang mau menyunting ibupenyu jadinya gue sendiri juga mengurangi sedikit kegiatan di pekerjaan itu. Nah, ada masanya gue bosan berkutat dengan layar komputer, stalking sosmed dan mau melawan kasur yang posesif bikin gue mulai mencari kegiatan dengan melirik kota gue sendiri, Jakarta, kota yang udah gw tebengin sejak gw baru lahir, ngerayain sweet seventeen, pertama kali punya KTP, nyoblos pemilu, asik-asik pacaran sama mantan-mantan pacar (tapi kemudian karena pemekaran wilayah gue pun berubah menjadi warga Depok). Jadi, gimana menikmati kota Jakarta? ini versi gue:

Playing tourist

Berbekal buku yang dimiliki oleh Mumun, diawal tahun 2014 ini gue sempet menjadi turis dengan menjelajahi isi buku itu. Jadi turis? ya, kami naik transportasi umum ke meeting point, kami menggunakan celana pendek+kaos+sepatu, menggantung kamera di leher, mengenakan kacamata hitam dan berjalan kaki menyusuri tempat-tempat wisata yang ada di buku tersebut.

Kota Tua - Jakarta

Kota Tua – Jakarta

Gereja Ayam

Gereja Ayam

Sunda Kelapa, Pasar Baru, Kota Tua sempat kami jelajahi selama 3 minggu. Ohno, ternyata banyak cerita seru loh! Setiap berkunjung kami nggak hanya sekedar berfoto, tapi juga menggunakan guide kalau memang tersedia. Karena wisata ini juga akhirnya gue bisa menjawab pertanyaan: kalau bisa kembali ke masa lalu, lo mau ke masa apa? – masa Jakarta lagi jaya-jayanya, masa dimana Sunda Kelapa menjadi pelabuhan penting, masa dimana museum fatahillah masih menjadi kantor gubernur, masa dimana trem masih beroperasi :’)

Menikmati sunrise dan sunset

Karena kalau ke Kepulauan Seribu harus naik kapal dan ada bayi yang mau dibawa, trus kami dikasih tahu kalau Ancol punya pantai baru yang masih bersih (pasirnya), jadi pada suatu hari Sabtu gue dan sepupu-sepupu gue memutuskan untuk menghirup udara pantai disana. Sayangnya, pas tiba di gerbang masuk hujan turun dengan sangat derasnya, akibatnya ya kami kehilangan momen matahari terbit itu. Untungnya yang dibawa anak kecil, jadinya ya tetap bisa bermain di pantai. Senang ya andaikata Jakarta punya pantai bersih dan gratis… Tapi sekedar informasi saja kalau pantai Ancol ini bisa dijadikan opsi untuk menikmati matahari terbit di Jakarta 🙂

Pemburu sunset? sebenernya matahari terbenam bisa dinikmati dari mana saja di Jakarta. Waktu dulu ngantor, setiap menjelang waktu matahari terbenam gue selalu melongok ke jendela di seberang meja gue. Karena kantor berada di lantai 11 maka gue dengan leluasa menikmati matahari terbenam setiap gue pengen 😀 Sekarang, saat udah nggak ngantor ya menikmati matahari terbenam bisa dari mana saja. Halaman atau atap rumah, pinggir jalan, di atas ojeg atau dari akun sosial media teman-teman gue. HAHAHA.

Pantai Ancol

Pantai Ancol

main pasirrrr

main pasirrrr

Mall-to-Mall

Ternyata gue sudah bermain ke mall sejak sekitar 18 tahun yang lalu, dan sampai detik ini gue masih suka ke mall. Suka tapi kadang benci. Benci tapi kadang rindu. Gimana nggak benci kalau niatnya cuma mau nonton berakhir dengan makan dan belanja? Gimana nggak rindu kalau setiap pulang dari luar kota pasti kebelet mau ke mall? :p

Jakarta adalah kota yang memiliki mall terbanyak (di dunia? di Asia?), jadi, sulit buat gue untuk nggak masuk ke mall. Lagipula, setiap mall yang ada di Jakarta nggak sama loh arsitekturnya. Sampai sekarang mall kesukaan gue adalah Pondok Indah Mall sementara kalau nyokap suka banget ke Gandaria City, jadilah gue sering sekali main ke kedua mall ini. Diluar kedua mall kesayangan itu gue mau merekomendasikan kalian untuk main ke Baywalk Pluit! Kenapa? soalnya mall-nya ada disamping laut!!! Berasa Vivo City di Sinjapoo nggak siiiii? ahahahaha… Sebagai anak mall yang suka main ke laut, mall ini oke banget, ditambah area belakang Baywalk Pluit itu ada tempat duduk dari kayu yang menghadap ke laut untuk menikmati sunset, terus ada restoran Bandar Djakarta (yang masih aja menyajikan hiu dalam menunya #SaveSharks) yang berada diatas air (floating resto). Jadi, kalau mau cari mall yang suasananya berbeda, gue rekomen mall yang satu ini 🙂

sea-side mall

sea-side mall

makan siang dengan pemandangan laut

makan siang dengan pemandangan laut

Wisata kuliner

Buat orang yang suka makan, tinggal di Jakarta buat gue asik banget! Di Jakarta bisa mendapatkan beragam jenis makanan, mulai dari makanan luar atau tradisional. Lagi pengen mie rebus pake keju, ada. Mau makanan Korea? Jepang? steak? burger? banyak pilihan. Mau minum teh? ngopi? makan es krim? bebassss…

Beruntungnya lagi gue punya saudara sepupu yang doyan ngegragas juga, jadi kami suka tuh wisata kuliner mulai dari ke PIK, Bogor atau sekedar makan seafood, ditutup dengan minum es lalu dilanjutkan dengan makan mie 😀 Cari saja kaum-kaum tukang makan kemudian tinggal tentukan aja mau kapan, ke daerah mana dan berburu makanan jenis apa. Glek.

salah satu pizza terenak di Jakarta

salah satu pizza terenak di Jakarta

makan soto padang di Jakarta

makan soto padang di Jakarta

Nyum!

Nyum!

Bergabung dengan komunitas

Buanyak sekali komunitas yang ada di Jakarta, seperti: sepeda, lari, parkour, kuliner, membaca, menulis, kegiatan sosial dan lainnya. Coba pilih satu dan bergabung dengan kegiatan mereka. Kadang, beberapa komunitas juga suka mengadakan acara yang bisa diikuti oleh orang umum, ACMI contohnya. Beberapa waktu lalu mereka mengadakan acara #blusukanpasar ke Pasar Senen dan gue ikutan acara tersebut, selain jadi tau kalau pasar senen itu isinya cukup berbeda dibandingkan pasar lain, asiknya lagi ya jadi kenal beberapa orang baru.

salah satu kios di pasar senen

salah satu kios di pasar senen

Kora-Kora Running Club

Kora-Kora Running Club

Menyelam juga hobi gue dan demi memperlancar kegiatan ini gue pun bergabung di klub bernama Underwater Club (standar ya namanya) yang memiliki jadwal latihan rutin setiap hari Sabtu. Namanya juga komunitas selalu ada orang baru yang datang dan pergi, tapi jadi asik karena bisa punya kenalan segambreng. Bahkan, karena latihan yang cuma 1x seminggu dirasa kurang kami pun mendirikan Kora-Kora Running Club yang memiliki slogan ‘gak papa larinya pelan, yang penting gaya maksimal’ ! Haiks!

Datang ke event yang trendik

Suka lari? tuh, sekarang banyak banget event lari yang memiliki konsep yang seru! lokasinya juga beragam mulai dari Sudirman-Thamrin, Senayan atau BSD. Selain event lari itu setiap hari Minggu acara Car Free Day (CFD) sekarang ruame banget loh! Sangking ramenya jadi sedikit mengganggu yang emang mau olahraga beneran.

Color Run di Jakarta

Color Run di Jakarta

misbar modern

misbar modern

misbar beneran

misbar beneran

Suka makan? kan suka ada festival kuliner… Coba dateng ramai-ramai jadi bisa icip banyak makanan dan gak takut gendut pas pulang. Dalam rangka ulang tahun Jakarta juga digelar berbagai event baik di kota tua atau sepanjang Sudirman-Thamrin. Ada event bola yang seru di GBK? beuh! ngerasain nonton pertandingan bola di stadion itu seru polll… nyanyi Indonesia Raya rame-rame, teriak pas gol dan dengerin yel-yel yang dinyanyikan sepanjang pertandingan. hih. merinding.

Bermain dengan transportasi publik

Suka nggak suka hidup gue tergantung dengan transportasi publik. Macet dan masih nggak rela mesti berangkat 3 jam sebelumnya supaya nggak telat membuat gue memutuskan kemana-mana naik transportasi publik. Bus non AC, Transjakarta, ojek, bajaj dan commuter line. Kadang suka BT sih karena jadwal yang tidak teratur ditambah cuaca yang sumuk bikin suka bingung sendiri mesti pakai pakaian apa kalau pergi 😦 Tapi kehidupan di dalam transportasi publik itu sendiri cukup menarik untuk diperhatikan. Coba deh sekali-sekali lepas earphone dari kuping, simpan handphone didalam tas dan perhatikan sekeliling. Lihat ada yang asik pacaran, ada yang nyopet, ada ibu yang sibuk menghibur anaknya, ada bapak yang menjaga anaknya, pedagang yang menjual segala hal yang bisa dijual, pengamen, dan perhatikan juga percakapan yang sedang terjadi. Seru!

Bus non-AC di Jakarta

Bus non-AC di Jakarta

Melipir sedikit dari Jakarta

Bogor, Puncak, Sukabumi merupakan tiga destinasi yang masih bisa dijangkau dengan mudah dari Jakarta dan bisa banget untuk pergi dan pulang dalam satu hari yang sama! Wisata kuliner di Bogor, ngadem-ngadem atau bahkan paragliding di Puncak, atau ya sekedar naik kereta api aja ke Sukabumi. Kalau ke Sukabumi baiknya sih naik kereta aja ya, karena pasti lebih cepat dan nggak pake pegel karena menyetir. Nah, kalau ke Bogor atau Puncak sih naik kendaraan pribadi atau angkutan umum sama mudahnya. Oya, sebenernya naik kereta api ke Cirebon juga memungkinkan sih dilakukan dalam satu hari yang sama… Nanti, habis pergi satu harian ke salah satu dari destinasi ini pasti pas balik ke Jakarta akan sadar kalau tinggal di Jakarta itu asik!

makan siang di Puncak

makan siang di Puncak

Mungkin masih ada banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan untuk membuktikan kalau Jakarta itu kota yang menyenangkan tapi semua hal di atas adalah hal yang sudah pernah gue lakukan, sekarang kasih tau juga dong kegiatan apa yang biasa kamu lakukan di Jakarta supaya bikin betah ^.^

3 pemikiran pada “Jakarta (yang ternyata menyenangkan!)

  1. dari daftar ini gue yg belum: menikmati sunrise & sunset di Ancol! etapi sunsetnya aja ah, sunrise mah..ngantuk 😛
    Bagian kuliner gue skip bacanya, krn lagi lapar nih, dan magrib masih lama :)))

  2. Kakak … aku mau gabung kora2 running club, isi form registrasi nya dimana ???? selama ini gw kalo CFD kerjaan nya cuman kuliner aja dan ngaklari, mau seriusan nich cari temen lari 🙂 tapi bukan lari dari kenyataan 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s